Monday, July 10, 2017

Ke Sidney

[Valid Atom 1.0]

BERKELILING DI SYDNEY

 Annisa Sarahayu (Nisa) – The Beatles lover, daydreamer, batch_5IMG_4578_Fotorlove to cook and write. I can sometimes get a bit too friendly, touchy-feely, and silly! My personality is kind of complex I guess. I take a lot of time to get used to new people – before I feel comfortable with them.
Berikut adalah beberapa tempat di Sydney yang saya rekomendasikan untuk dikunjungi:
Dining Out with Kids.
Lumayan banyak tempat makan kid-friendly yang sering kami coba, seperti food court yang terletak pada lantai 5 di Pitt Street Mall, Chinatown, Bondi Junction (shopping center dekat Bondi Beach yang terkenal), menu pizza di kawasan The Rocks, Darling Harbor , Darling Quarter, dan Paddington. Karena daerah-daerah yang saya sebutkan disini memang daerah turis, kebanyakan restorannya kid-friendly dan menawarkan great value menu untuk anak-anak, bahkan early-bird deal untuk menu makan malam. Selain itu, yang wajib dicoba adalah hidangan seafood yang fresh di Sydney Fish Market!
IMG_4756_Fotor
Dining Out with Adults
Kalau sama ibu-ibu Indonesia yang kebetulan lagi “ngangon” anak, kami prefer makan di rumah (seperti cerita di artikel Sydney 101) karena anak bisa bebas main sana sini, atau paling nggak cari resto yang dekat rumah. Kalau lagi playdate di park, kami biasanya bawa bekal masing-masing lalu saling tukar-menukar. Nah kalau kebetulan dapat me-time, ya terkadang lunch bareng teman di food court Pitt Street Mall tadi, ngopi di The Coffee Club, ngemil sore di Guylian cafe atau di Adriana Zumbo di QVB (Queen Victoria Building). Kalau sama keluarga, selain di tempat-tempat yang sudah disebutkan di atas, kami juga suka mencoba resto-resto di daerah The Rocks seperti Pancakes On The Rocks, Umi Sushi, Time for Thai, Nok Nok Thai Food, Duyum Thai food.
batch_5IMG_8186
Gelato Messina | Voted best gelato in Australia
Shopping for Kids
Untuk pakaian untuk Bazyl, saya suka berbelanja di Zara Kids, Cotton On Kids, Gap, Target atau Pumpkin patch dan Seed. Untuk mainan bisa di Toys R Us, Hobbyco ( wajib nih kesini kalau lagi ke sydney karena merka punya display toko yang keren banget banyak anak-anak suka betah nongkrong dan emang sengaja didesain buat hiburan mereka ) Target ataupun Kmart. Selain itu saya juga suka hunting online di Gumtree ( semacam forum jual beli barang secondhand ) kalau lagi beruntung suka ada yang free dengan kondisi yang masih bagus, cuma kita harus pick up sendiri  🙂
Untuk buku anak : saya lebih suka hunting di toko2 second hand store gitu kaya Salvation Army, kondisi masih bagus dan harga juga murah range harga $2 – $5 nah kalau gak saya juga suka sekali datang ke baby&kids market yang diadakanya setiap beberapa bulan sekali. ini barang-barangnya memang second tapi juga terkadang ada yang baru lengkap dengan tag pricenya. terakhir saya kesana dapat chalk board masih baru hanya $5 , buku2 cerita hanya $0.50 – $2 . baju2 cotton on yang masih ada label harga 5 celana hanya $10 !!! dan banyak lagi. bisa dicek di website mereka surga deh buat emak-emak macam saya ahahahaha. Jangan khawatir kalau nggak puas maksimal 7 hari barang bisa dikembalikan dengan mengkontak salah satu PIC si Baby Market dan melaporkan nomor resi yang ada.
Shopping for Myself
Untuk pakaian saya suka di Zara,Tree of Life ( Australian boho product ) , Target, Cotton on, atau butik-butik vintage di daerah Surry Hills dan Newtown. Tetapi nggak jarang  saya juga berburu di secondhand store seperti Salvation Army. Untuk peralatan dapur dan rumah tadinya suka ke IKEA,  tapi sekarang saya prefer ke Peter’s Kensington karena harganya jauh lebih murah dari pada dept. store lokal seperti Myer, David Jones bahkan Target. Lengkap banget kadang juga suka ada harga diskon yang tak terduga. Review lengkapanya bisa dicaba di blog saya.
Salvation Army
Flea Markets
Saya suka berkunjung ke Surry Hills Market yang diadakan setiap hari Sabtu dan Minggu pertama setiap bulannya. Selain itu Paddington Market juga patut dikunjungi,  buka lebih sering yaitu setiap Sabtu dan Minggu dari jam 9 – 3 sore.
Hanging Out with Bazyl.
Royal Botany Garden adalah pilihan tempat hang out favorit dengan Bazyl, karena bisa melihat pemandangan ke harbour dan Sydney Opera House. Selain itu ada Hyde Park, yang lokasinya tepat di city central dimana terdapat Stunning Archibald Fountain dan  Anzac Memorial. Karena letak rumah kami dekat dengan pantai, hampir setiap minggu bahkan beberapa hari sekali, kami suka “ngabsen” ke Maroubra beach dan playgroundnya. Enaknya disini pantainya lengkap dengan fasilitas seperti playground, bike rides dan walking tours. Darling Quarter Kids Playground ( salah playground terfavorit di Sydney lengkap  dengan waterpark-nya ). Grant Reserve (Coogee Beach Playground ), Heffron park, yah…pokoknya dimana ada playground biasanya pasti kami datangi! Hehehe…
Hanging Out with Adults
Selain makan dan ngopi, kegiatan hangout saya dengan adult salah satunya adalah mengikuti kelas Zumba bersama Maroubra Dance Studio di St John Hall Maroubra. Sisanya ya hangout  di Bondi Junction , QVB, Westfield , Strand Arcade , Cafe de Luca, II Cafetino, atau Laduree.
Getting Out in the Nature
Selain park dan beach yang sudah disebutkan diatas, kami juga suka ke Little Bay dan La Perouse.
The Famous manly beach
The Famous manly beach
batch_5batch_5IMG_4044
Favorite Public Spaces? 
Australian National Maritime Museum, Sydney Living Museum, Art Sydney (ini gratis! ). Selain itu bisa juga ke City of Sydney Library atau yang dekat rumah seperti Bowen Library dan Eastgarden Library di daerah Randwick City Council. Untuk bisa dapat free entry ke museum.
Must-visit Touristy Spots
Get beached in Bondi and other beaches in Sydney, like Coogee, Bronte, Clovely and Manly. Lalu hangout di kafe-kafe-nya Surry Hills seperti Bills, Reuben Hills dan Bourket Street Bakery. Naik kapal ferry ke Manly dari Circulay Quay, makan gelato-nya Messina di Surry Hills (siap-siap antri panjang. karena emang enak banget!). Jangan lupa explore Chinatown & Newtown, lalu kalau berani jalan, lari, atau bahkan naik ke atas Sydney Harbor Bridge ( AU$150/orang ).
Luna park one of the iconic place in sydney
Luna park one of the iconic place in sydney@sachpfaff
Selain itu, play tourist dan main berbagai permainan di Luna Park, nonton firework showgratis di Darling Harbor setiap malam minggu, ke King’s Cross,  piknik di Royal Botany Garden, dan kalau sempat ke Blue Mountain (2 jam naik train, kalau mau murah bisa pergi pas hari Minggu, karena  ada promo Family Sunday Fun Day). Yang pasti, kalau mau free entryuntuk ke museum dan touristy spots lainnya bisa kunjungi visitor/information center di Darling Harbor.
———        
Nisa juga mendokumentasikan kehidupannya bersama keluarga pada blog http://nisadanchicco.com/, serta account Instagram: @qyusha dan @denchicco.
Disclaimer: foto-foto pada laman ini adalah karya Nisa dan Chicco – beberapa image diambil dari berbagai sumber yang URL-nya terhubung langsung dengan gambar.

MERANTAU DI SYDNEY

batch_5IMG_4578_Fotor Annisa Sarahayu (Nisa) – The Beatles lover, daydreamer, love to cook and write. I can sometimes get a bit too friendly, touchy-feely, and silly! My personality is kind of complex I guess. I take a lot of time to get used to new people – before I feel comfortable with them.
Nisa dan Keluarga. Saya mulai merantau di awal tahun 2014 ke Amerika Serikat untuk menyusul suami yang pindah untuk bekerja di salah satu perusahaan elektronik di kota San Francisco. Selang beberapa bulan kemudian, suami mendapatkan  kesempatan  untuk melanjutkan studi Master di salah satu Universitas di Sydney. Maka pada bulan Agustus 2014 yang lalu, kami sekeluarga hijrah ke Sydney. Kami memiliki seorang anak laki-laki bernama Bazylio Sakha Harsono (Bazyl ) yang saat ini berusia 2.5 tahun.
batch_5IMG_0828
Bersama keluarga
Visa Australia untuk Keluarga Mahasiswa. Saat ini status kami menggunakan student visa . Dengan visa tersebut, saya sebagai dependent diperbolehkan untuk bekerja full-time,pengecualian buat suami karena berstatus student hanya diperbolehkan untuk kerja part-time; yakni maksimal bekerja 20 jam per minggu, kecuali saat liburan summer dan winter baru bisa bekerja full-time (40 jam per minggu).
Sydney adalah ibukota negara bagian New South Wales (NSW). Warga Sydney dikenal sebagai “Sydneysiders” dan merupakan kota paling multikultural di Australia
Saat ini saya bekerja casual work di salah satu kampus di Sydney; maksud casual work di sini adalah untuk jadwal bekerjanya (baik hari dan jam) tidak tentu setiap minggunya, tergantung dari kebutuhan pihak kampusnya. Hal ini jadi lebih fleksibel dan menguntungkan juga buat saya, karena dengan sistem seperti ini saya bisa menyesuaikan dengan jadwal kuliah dan kerja suami serta jadwal Bazyl sekolah dan kegiatan dia lainya. Mungkin kalau Bazyl sudah agak lebih besar, baru saya mau ambil kerja full-time. Kami berencana ke depannya untuk apply sebagai permanent resident di sini, salah satu caranya adalah dengan membuat pengajuan melalui sponsor dari pihak keluarga atau perusahaan tempat bekerja, dengan syarat minimal tinggal 2 tahun terlebih dahulu di Australia. Doakan dapat ya ;p

No comments:

Post a Comment

Featured Post

50 bahasa belanda.

Belajar bahasa Belanda online - gratis menggunakan  book 2 Belajar dengan cepat dan mudah dengan kursus bahasa Belanda dari l"50 b...